Harga Tiket Masuk Gunung Ungaran Terbaru Oktober 2022

Harga Tiket Masuk Gunung Ungaran, HTM : Rp 15.000, Jam Buka : 24 jam, Lokasi : -, Ungaran Barat, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, -, Telepon : -.

Harga tiket masuk Gunung Ungaran yang terjangkau membuat banyak pendaki pemula ingin mencoba merasakan sensasi mendaki untuk pertama kali. Tak dapat dipungkiri, Gunung Ungaran menjadi salah satu tempat wisata terbaik di Kabupaten Semarang. Meskipun Gunung Ungaran ini merupakan jenis gunung berapi, tidak ada tanda-tanda aktivitas gunung berapi di sana.

Harga Tiket Masuk Gunung Ungaran

Dengan demikian, setiap orang diperbolehkan menjelajahi gunung dengan bebas. Belum lagi, Ungaran juga menjadi rumah dari banyak wisata alam dan sejarah termasuk Candi Gedong Songo yang terkenal. Bahkan Kawasan Wisata Bandungan pun ada di Ungaran. Kalau Anda cari gunung yang asyik untuk didaki, maka Gunung Ungaran adalah opsi yang tepat.

Harga Tiket Masuk Gunung Ungaran

Ungaran adalah tempat di mana ada banyak destinasi wisata alam di Semarang berada. Lokasi gunung yang berada di Ungaran ini menjelaskan mengapa orang terus datang ke gunung dari waktu ke waktu terlepas dari dari mana mereka berasal. Dari segi wilayah, Gunung Ungaran berbatasan dengan Kota Ungaran di sebelah timur dan Kota Ambarawa di sebelah selatan.

Nah, untuk bisa mendaki di Gunung Ungaran ini, maka Anda akan dikenakan tarif mulai retribusi masuk sampai parkir. Berikut rinciannya

Tiket Masuk
KategoriHarga
Tiket masukRp 15.000
Parkir motorRp 5000
Parkir mobilRp 10.000

Jam Buka Gunung Ungaran

Dari segi ukuran, Gunung Ungaran memiliki ketinggian kurang lebih 2050 meter. Seperti disebutkan sebelumnya, tidak ada aktivitas gunung berapi baru-baru ini sehingga dianggap sebagai gunung berapi yang aman. Meskipun demikian, pengunjung mungkin menemukan sumber air panas di kaki gunung.  Nah, untuk jam buka Gunung Ungaran sendiri tidak ada. Artinya, Anda bisa mengunjungi gunung ini kapan saja sebab bukanya adalah 24 jam.

Jam Operasional
Setiap Hari24 Jam
Registrasi Pendakian13.00 – 19.00 WIB

Daya Tarik Gunung Ungaran

Sejarahnya yang Unik

Daya pikat pertama di Gunung Ungaran pasti berkaitan dengan sejarah. Bahkan memiliki banyak nama lain termasuk Ngroengroengan dan Karundungan! Ada makam Dasamuka yang terletak di bawah gunung! Dia dikubur hidup-hidup oleh Hanoman karena perilaku buruknya.

Dikatakan juga bahwa Hanoman tinggal di gunung terdekat yang disebut Telomoyo untuk mengawasi Dasamuka dari waktu ke waktu. Dia takut monster seperti itu akan hidup kembali secara tiba-tiba. Untuk informasi lebih lanjut, wisatawan dapat berbicara lebih banyak dengan pemandu wisata.

Panoramanya Indah

Panoramanya Indah

Daya pikat selanjutnya tak lain adalah panorama. Sebagai informasi, gunung ini hadir dengan 3 puncak yang menakjubkan! Adapun yang tertinggi memang Puncak Ungaran. Sementara yang lainnya adalah Puncak Botak dan Gendol, yang juga cocok untuk trekking.

Adapun hutan, gunung ini memiliki beberapa referensi keagungan terutama Hutan Montane yang dianggap paling terkenal. Terletak di lereng gunung, wisatawan juga dapat menemukan situs arkeologi terkenal yang disebut Candi Gedong Songo. Entah bagaimana, itu menjadi daya tarik wisata khas di sana.

Cocok untuk Camping

Banyak juga orang yang datang ke Gunung Ungaran untuk menikmati trekking dan camping. Sedangkan untuk camping ground yang terbaik disebut Mawar Camp (yang juga merupakan pos pemeriksaan trekking).

Di pagi hari, matahari terbit bersinar dengan indah! Sementara di malam hari, gemerlap lampu gedung-gedung di dekatnya terlihat begitu menakjubkan! Benar-benar Gunung Ungaran adalah wisata yang lengkap untuk menikmati petualangan dan penjelajahan.

Gunung Unggaran Yang Menantang

Gunung Unggaran Yang Menantang

Gunung Unggaran ini sendiri merupakan gunung yang berada di Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Sekitar daerah kaki Gunung Unggaran ini terdapat banyak sumber mata air panas. Hingga saat ini gunung unggran ini belum pernah tercatat meletus, Sehingga kondisi gunung ini sangat aman untuk pendakian ataupun sekedar berwisata.

memiliki tinggi hingga 2.050 mdpl membuat gunung ini menjadi salah satu gunung tertinggi di jawa. Hal paling membuat mata terrefresing yaitu pada sekitar gunung unggaran ini terdapat kawasan kebun teh dan juga bumi perkemahan. Selain penampilan nya yang tidak kalah megah dari gunung lainnya, Jalur pendakian di gunung ini luar biasa ekstrim. Jalur pendakian di Gunung Unggaran ini sangat terjal sehingga sangat cocok untuk pendaki yang sudah berpengalaman.

Jalur Pendakian Gedong Songo

Jalur Pendakian Gedong Songo

Untuk jalur yang di mulai dari taman wisata Candi gedong songo ini merupakan jalur yang cukup berat. hal ini dikarenakan rute pada jalur ini diharuskan untuk melawati hutan yang penuh dengan semak belukar. Jalur yang penuh semak pada jalur ini hal yang wajar, karena pada jalur ini meruapakan tempat warga sekitar dalam mencari rumput ataupun mencari kayu.

Pada pertama kali melwati jalur ini pendaki akan melewati hutan cemara. yang perlu di perhatikan saat mendaki melewati jalur ini yaitu adanya beberapa papan petunjuk saja. Sehingga jangan kaget juga karena pendaki akan langsung berhadapan dengan tanjakan yang terjal. Setelah melewati tanjakan terjal, pendaki akan melewati jalur hutan lamtoro dan selanjutnya jalur ilalang.

Saat melewati jalur penuh ilalang ini, pendaki harus hati-hati karena jalur berada di samping jurang. Tidak hanya itu saja, rumput-rumput ilalang ini cukup tinggi dan menghalangi pandangan. Pada sepanjang perjalanan pun akan penuh dengan semak belukar yang lebat. Ditambah lagi dengan kemiringan jalur pendakian yang bisa mencapai 60 derajat.

Dengan mendaki lewat jalur Gedong Songo ini akan membawa pendaki ke Puncak Gunung Unggaran yang bernama Puncak Botak. Pada puncak botak ini merupakan tanah datar yang banyak di tumbuhi rerumputan. Selanjutnya pendaki bisa lanjut turun atau juga bisa lanjut ke puncak unggaran yang lebih tinggi.

Jalur Promasan

Jalur Promasan

Mendaki melalui jalur Promasan ini untuk menuju ke puncak Gunung Unggaran dibutuhkan waktu sekitar 3 jam perjalanan. Berbeda dengan jalur sebelumnya, pada jalur ini akan melewati perkampungan kecil dan juga hamparan kebun teh yang luas. Kebun Teh ini merupakan spot yang indah pada jalur Promasan ini.

Pada perjalanan pendakian awal melewati jalur ini akan di dominasi dengan jalan makadam, yang dimana jalan ini merupakan jalan yang berlapis batu dan sangat nyaman untuk dilewati. Setelah melewati jalan ini, selanjtnya akan melewati jalur mawar. Dalam pertemuan dua jalur ini akan terdapat lahan datar yang biasanya di jadikan tempat untuk berkemah.

Pendakian sesungguhnya di mulai yaitu saat sudah melwati tempat berkemah ini. jalan yang awalnya nyaman berubah menjadi jalyr setapak tanah merah yang sempit. Pada jalur ini pendaki harus waspada karena jalannya yang menanjak dan juga cukup terjal.

Medan yang menanjak dan terjal ini akan terus menemani penddaki hingga sampai di puncak Gunung Unggaran. Sebagai informasi pada puncak gunung unggaran ini memiliki tanda dengan tiga buah tugu dan tiang bendera. Namun seblum sampai di puncak gunung unggaran ini terdapat lahan untuk berkemah. Sehingga para pendaki yang ingin melihat keindahan sunrise dari puncak gunung unggaran bisa berkemah di tempat ini dulu.

Jalur Mawar

Jalur Mawar

Jalur Mawar ini merupakan Campground yang menjadi jalur favorit para penjadi saat ingin uncak ke gunung unggaran. Hal ini di karenakan jalur mawar ini meruapakan jalur yang paling santai dari pada jalur lainnya. Dengan jalur yang lumayan santai ini, pendaki bisa melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum mendaki.

Waktu yang di butuhkan dari jalur mawar hingga sampai puncak gunung unggaran ini di butuhkan waktu sekitar 3jam. Pada jalur mawar ini terdapat beberapa pos yang menjadi pemberhentain semetara untuk beristirahat. Pos-pos tersebut yaitu Pos 1 (Pos Pronojiwo), pos 2, dan pos 3 (Kebun Kopi). Setiap pos tersbut, pendaki bisa menikmati pemandangan yang berbeda pada setiap pos nya.

Jalur ini dikatakan cukup santai salah satunya juga yaitu adanya beberapa sumber air yang luamayn melimpah di pos 2 dan pos 3. bahkan di pos 3 terdapat kolam penampuangan air yang terbuka. Setelah melewati pos tiga pendaki harus melanjutkan perjalanan ke area kebun teh promosan. Pada jalur ini, pendaki akan di suguhkan pemandangan serba hijau dengan udara yang sejuk.

Selanjutnya hampir sama seperti jalur pendakian di promosan. Jalur yang sebelumnya makadam akan berumah mendaji jalur setapak dengan tanah yang cukup licin saat musim hujan. Jalan tanah ini cukup sempit dan sangat diperlukan kehati-hatian. Karena jalanan cukup licin anda bisa berpegangan pada bebatuan atau pohon yang ada di sekitar jalur.

Puncak Ungaran

Puncak Ungaran

Gunung Unggaran ini memiliki tiga puncak yaitu Puncak Gendol, Puncak Botak, dan Puncak Ungaran. Puncak yang paling tingi yang ada di gunung ini yaitu puncak unggaran yang ketinggiannya mencapai 2.050 mdpl. Saat sampai di puncak unggaran pendaki akan disuguhkan pemandangan yang sangat menajubkan.

Adapun daya tarik utama dari Gunung ini yaitu pendaki bisa melihat panorma dari beberapa gunung sekaligus. Beberapa gunung tersebut yaitu pada sebelah selatan, tampak Gunung Merbabu dan Merapi yang berdiri gagah. Terlihat juga panorama Gunung Telomoyo dan Rawa Pening yang cantik.

Tidak hanya itu saja, pendaki bisa mengalihkan pandangan untuk bergeser ke kanan. Terdapat tiga gunung berjejer. Ketiganya ialah Gunung Sumbing, Sindoro, dan Prau Dieng. Jika ingin melihat seluruh pemandangan ini, disarankan mendaki saat hari cerah.

Fasilitas Gunung Ungaran

Fasilitas yang ada di gunung unggaran ini cukup lengkap seperti pada sekitar kawasan Gunung Ungaran terdapat beberapa pos awal pendakian. Pos tersebut yaitu Basecamp Mawar, Basecamp Gedong Songo, dan Basecamp Promasan. Di setiap basecamp juga tersedia area parkir, toilet, dan warung.

Lokasi Gunung Ungaran

Terletak di ketinggian 2050m, selatan Semarang di Indonesia. Gunung ini pada dasarnya adalah stratovolcano dari batuan usia Holosen, dengan dua fumarol aktif di sisi selatannya. Gunung ini juga memiliki dua kota di sisi selatan dan sisi utaranya.

Ambarawa di ujung selatan sedangkan Ungaran di sisi Timur. Tempat-tempat wisata yang dikunjungi di gunung ini adalah kompleks candi Gedong Songo, Bandugan dan sekitarnya, dan danau Rawa Pening di ujung tenggara gunung.

Lokasi sebenarnya dari Gunung Ungaran ini berada di Candi Gonoharjo, Kendal, Limbangan, dan Gedong Songo. Untuk fasilitasnya, wisatawan bisa menemukan banyak penginapan dan hotel yang tersebar di berbagai penjuru gunung khususnya Bandungan.

Rute Menuju Gunung Ungaran

Gunung ini terletak sekitar 45 km dari kota Semarang dan perjalanan itu sendiri menawarkan panorama indah dari tanaman hijau subur. Bagi yang datang dari Bandara Internasional Ahmad Yani, maka Anda perlu menghabiskan waktu sekitar 1 jam 44 menit untuk sampai ke Gunung Ungaran.

Ya, jarak yang Anda butuhkan adalah sekitar 34,8 km, namun akan lebih cepat jika melalui Jalan Raya Semarang – Boja. Untuk bisa mendaki ke Gunung Ungaran ini, Anda juga tidak perlu menyewa pemandu lokal karena rutenya yang mudah didaki.

Jalur Trekking Gunung Ungaran

Gunung ini hadir dengan beberapa jalur trekking antara lain Basecamp Mawar, Trek Gedong Songo, dan Promasan. Nah, khusus yang pertama yakni Basecamp Mawar dianggap yang paling terkenal dan sering dijadikan rute pendakian.

Mendaki gunung mungkin sulit bagi pemula, terutama di tikungan yang lebih curam. Begitu Anda mulai dari Basecamp Mawar, jalurnya menjadi lebih mudah. Jalur hutan sebagian besar lembab sehingga disarankan untuk memakai sepatu bot runcing yang keras untuk mendapatkan cengkeraman yang kuat di tanah.

Nah, matahari terbit di Gunung Ungaran benar-benar indah dan estetik. Anda dapat duduk di Gunung Ungaran ini bersama keluarga dan teman-teman jika ingin piknik di siang hari. Ada mata air hangat di beberapa tempat karena aktivitas gunung berapinya.

Selan itu, ada juga Danau Rawa yang menjadi salah satu danau dengan mata air yang luar biasa untuk sekadar duduk dan mencelupkan kaki di dalamnya.

Dari area parkir untuk mencapai titik air terjun. Mungkin akan memakan waktu beberapa menit dan sedikit lelah. Mungkin, Anda perlu istirahat sejenak di tengah jalan. Biasanya banyak pendaki yang juga haus dan lapar, jadi bawa perlengkapan yang memadai, ya!

Tips Keamanan Mendaki di Gunung Ungaran

  1. Selalu Istirahat Jika Merasa Lelah. Jika Anda merasa lelah atau sudah letik sekali selama pendakian, jangan ragu untuk istirahat jika memang tidak kuat. Anda tidak perlu memaksakan diri terlalu keras.
  2. Jangan Pergi Mendaki Sendirian. Selalu pergi Mendaki bersama teman atau grup. Mendaki di Gunung Ungaran bersama teman akan memudahkan Anda untuk mendapatkan bantuan jika sesuatu terjadi saat Anda berada di jalan setapak atau jalur yang memang membahayakan.
  3. Hindari Pergi Saat Cuaca Buruk. Pastikan Anda menghindari mendaki Gunung Ungaran saat hujan deras atau angin kencang, karena dapat menyebabkan tanah longsor dan kondisi berbahaya lainnya.
  4. Tetap di Jalur. Pastikan Anda tetap berada di jalur yang sudah ada di Gunung Ungaran saat mendaki, karena keluar jalur bisa sangat berbahaya.
  5. Waspadai Lingkungan yang Ada. Mewaspadai lingkungan Gunung Ungaran sangat penting. Waspadai lingkungan Anda setiap saat dan bersiaplah untuk mengambil tindakan jika perlu.
  6. Ketahui Kemampuan Anda. Pastikan mengetahui kemampuan Anda dan jangan mencoba mendaki Gunung Ungaran jika memang di luar kemampuan Anda.
  7. Kemasi Perlengkapan Yang Diperlukan. Pastikan Anda mengemas perlengkapan yang diperlukan untuk mendaki Gunung Ungaran, seperti makanan, air, dan kotak P3K.
  8. Bersiaplah untuk Keadaan Darurat. Dalam keadaan darurat, pastikan Anda memiliki rencana dan tahu siapa yang harus dihubungi jika nantinya ada masalah

Mengikuti tips ini akan membantu memastikan bahwa Anda memiliki petualangan mendaki Gunung Ungaran yang aman dan menyenangkan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: